Sexism In Saudi Arabia First female drivers recruited

Sexism In Saudi Arabia First female drivers recruited

Seobaru.com-Good people, berjumpa kembali bersama admin yang akan memberikan penjelasan mengenai judul Sexism In Saudi Arabia First female drivers recruited.

Sobat seo sebelum kepembahasan, admin doakan semoga kalian semua selalu berada dalam lindungna Tuhan yang Maha Kuasa. Dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Nah, pada pembahasan kali ini, admin akan membahas mengenai suatu hal yang satat ini sedang viral di salah satu negara yaitu Arab Saudi.

Kabar viral inilah yang menjadikan admin berantusis membahasnya karena menjadi pencarian terhangat di mesisn google oleh warganet selama sepekan terakhir.

Sexism In Saudi Arabia First female drivers recruited

Di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, wanita memiliki hak untuk mendapatkan paspor mereka sendiri, serta perjalanan ke luar negeri dan hidup secara independen tanpa izin dari wali laki-laki, atau “wali”.

Perubahan ini adalah bagian dari rencana putra mahkota untuk memodernisasi negara Timur Tengah. Reformasi, bersama strategi diversifikasi, dikenal sebagai Visi 2030,.

Yang dimana akan membantu Arab Saudi untuk “membasmi sisa-sisa ekstremisme” dan merangkul lebih “moderat” versi Hukum Islam di bawah kepemimpinannya, katanya pada tahun 2017. Setahun kemudian, perubahan peraturan berarti perempuan bisa.

Saat ini semua driver yang bekerja di perusahaan tersebut adalah pria dan “kebanyakan warga Saudi mengendarai kendaraan yang dimiliki secara pribadi,” menurut CNN.

Perusahaan berencana untuk menyewa lebih dari 10.000 “Kapten wanita” (Driver) pada bulan Juni, mengatakan Abdullah Elyas, co-pendiri dan kepala privasi petugas di Careem.

“Kapten wanita akan membantu kita memberikan pelayanan yang lebih baik untuk banyak wanita yang ingin melakukan perjalanan tapi menolak untuk didorong oleh laki-laki,” katanya.

First female drivers recruited in Saudi Arabia

Feminism, homosexuality and atheism are forms of extremism, according to Saudi  Arabia - The Washington Post

Careem juga berencana menambahkan tombol “Captinah” baru ke app pada bulan Juni yang akan memungkinkan pelanggan untuk memilih sopir perempuan. Pilihan akan” hanya tersedia untuk wanita lain dan keluarga, ” juru bicara Careem Murtadha Alalawi yang mengatakan.

Uber telah mengumumkan rencana untuk membuka fasilitas baru yang didedikasikan untuk merekrut pengemudi wanita, atau “mitra”, sebagai perusahaan menyebutnya.

“Kami akan bermitra dengan stakeholder yang diperlukan untuk memfasilitasi dokumen, akses ke kendaraan, termasuk akses ke sekolah mengemudi yang dijalankan oleh mitra pihak ketiga,” kata Zeid Hreish, Uber general manager di Arab Saudi .

Uber dan Careem berharap bahwa pengemudi rekrutmen mereka akan “mendukung upaya Pemerintah Saudi untuk mengurangi tingkat pengangguran negara, dimana Otoritas Umum Saudi memperkirakan adanya angka 12,8%,” kata CNN.

Tapi “satu halangan dalam semua ini, bisa jadi bahwa undang-undang buruh Saudi saat ini menyatakan bahwa perempuan tidak harus bekerja dalam waktu antara Matahari terbenam dan matahari terbit,” menambahkan penyiar. Pengecualian terhadap hukum saat ini dapat diperpanjang untuk melibatkan Driver perempuan di masa depan.

Penutup

Demikianlah yang dapat admin sampaikan dalam perjumpaan kali ini. mengenai judul Sexism In Saudi Arabia First female drivers recruited.

Terima kasih karrena kalian telah mampir di blog kesayangan sejuta umat ini. Jangan lupa untuk mampir kembali di blog Seobaru.com ini, karena kami akan sellau memberkan info menarik lainnya yang sayang untuk kalian lewati.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.