Manfaat dan Kegunaan Rumah Adat Sumatera Utara

Manfaat dan Kegunaan Rumah Adat Sumatera Utara

Seobaru.comManfaat dan Kegunaan Rumah Adat Sumatera Utara. Manfaat dan kegunaan rumah adat adalah sebagai bentuk identitas suku bangsa, menjadi sebuah ciri khas tersendiri dengan nilai-nilainya.

Indonesia adalah negara gugusan kepulauan yang terdiri dari lebih 300 suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Inilah yang menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia, kekayaan budaya yang tidak dimiliki oleh negara-negara lainnya.

Tak ayal Indonesia disebut sebagai negara dengan suku bangsa terbanyak di dunia, salah satu ciri dari suku bangsa adalah arsitektur rumahnya yang kemudian kita kenal dengan istilah rumah adat.

Namun, apakah manfaat serta kegunaanya hanya sebagai identitas? Tentu tidak. Faktor yang mempengaruhi terbentuknya sebuah identitas suku bangsa adalah bahasa, kepercayaan, perilaku, ciri biologis, dan budaya.

Rumah adat adalah salah satu produk dari sebuah kebudayaan, sebab dalam perancangannya melibatkan unsur-unsur budaya.

Pun pembangunannya tidak asal-asalan, tapi memperhatikan setiap detailnya. Mulai dari kegunaan, fungsi sosial, material, hingga penerapan unsur-unsur tertentu berdasarkan kebiasaan masyarakat suku bangsa yang bersangkutan.

7 Gambar & Keunikan Rumah Adat Sumatera Barat - Lamudi

1. Rekam Jejak Budaya Masa Lalu

Dalam pembangunannya, rumah adat pasti memperhatikan nilai-nilai tertentu yang harus ada pada bangunan rumah adat yang didirikan.

Nilai-nilai tersebut diwariskan secara turun temurun melalui generasi ke generasi, agar rumah adat bisa dibangun dengan cara yang sama sebagaimana para leluhur membangunnya.

Meski demikian, tak menutup kemungkinan untuk terjadinya perubahan pada nilai-nilai yang diterapkan dalam pembangunan rumah adat meski kemungkinannya sangat kecil.

Tak sekadar sebatas pengingat masa lalu, rumah adat juga ditujukan sebagai tempat bagi para generasi penerus untuk mempelajari kebudayaannya.

Bahkan dari gambar rumah adat saja kita bisa belajar bagaimana kepiawaian nenek moyang dalam hal arsitektur bangunan.

2. Simbol Filosofi

Seperti yang sudah disinggung, pembangunan rumah adat sangat memperhatikan detail-detail dan juga menerapkan nilai-nilai budaya pada struktur bangunannya.

Hal tersebut bisa dalam bentuk ruangan, bentuk atap, struktur bangunan, atau bahkan corak-corak kecil sekalipun pasti memiliki filosofinya tersendiri.

Berikut contoh filosofi beberapa rumah adat:

  • Rumah Gadang dibangun mengikuti falsafah suku Minangkabau, di mana mereka membangun rumah tersebut berdasarkan proses meniru dari lingkungan sekitar
  • Rumah Joglo dibangun dengan atap tajug yang menyerupai bentuk gunung karena suku Jawa mengadaptasi bentuk gunung yang bagi mereka adalah hal sakral
  • Rumah Krong Bade menempatkan sebuah gentong air di bagian depan karena suku Aceh percaya bahwa orang harus membersihkan kaki mereka sebelum masuk untuk menghilangkan niat buruk
  • Rumah Gapura Candi Bentar suku Bali dibangun dengan filosofi asta kosala kosali yang berarti keseimbangan antara Tuhan, manusia, dan lingkungan sekitar

Rumah adat atau dapat juga dikatakan rumah tradisional merupakan suatu bangun khas yang terdapat di suatu daerah tertentu,memiliki bentuk yang khas,dan tidak mengalami perubahan yang mencolok dari generasi ke generasi.

Manfaat dan kegunaan rumah adat sumatera utara:

1.tempat tinggal bagi suku bangsa tertentu.

2.menjadi identitas dari suku bangsa.

3.sebagai tempat mengenang suatu budaya masa lalu atau sebagai tempat museum.

4.menjadi salah satu simbol sebuah suku.

5.digunakan sebagai tempat acara adat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.