Bisnis Emas Di Prediksi Akan Semakin Membaik

Seobaru.com – Emas adalah sebuah jenis investasi yang sangat diminati dari zaman dulu hingga saat ini. Hal itu dikarenakan dari harga emas itu sendiri yang paling stabil ditengah inflasi.

Harga emas akan mengikuti dari harga inflasi yang terjadi tiap tahunnya,oleh karena itu walaupun kenaikannya tidak sebesar intsrumen investasi lain akan tetapi emas adalah yang paling minim resikonya.

Dikarenakan paling minim resikonya itulah emas menjadi primadona diantara para investor yang ingin menyimpan uangnya agar nilainya tetap terjadi walaupun disimpan beberapa tahun kedepan.

Nah ada kabar gembira buat yang ingin berinvestasi emas karena diprediksi bahwa harga emas akan terus mengalami kenaikan. Berikut telah admin rangkum beritanya seperti dibawah ini.

Bisnis Emas Di Prediksi Akan Semakin Membaik Ke Depannya

Harga emas pada saat ini terus melonjak. Hari ini pada Sabtu tanggal 5 Maret 2022 harga emas Antam menembus 1.005.000 Rupiah per gram.

Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 15.000 Rupiah per gram jika dibandingkan perdagangan pada hari sebelumnya yang berada di harga 990.000 Rupiah per gram.

Menurut Ibrahim Assuaibi selaku Direktur TRFX Garuda Berjangka telah memprediksi kalau harga emas akan terus naik.

Harga masih bisa terus naik, karena dalam penutupan pasar tadi jam 03.30 berada di level US$ 1969,74. jika dilihat disitu saja harga sudah mencapai 1 juta Rupiah apalagi saat ini sedang menuju US$ 2.000 bahkan menurut prediksi akan tembus US$ 2.150.

Selain imbas dari adanya invasi Rusia ke Ukraina, lonjakan dari harga emas juga telah dipicu oleh ulah para spekulan yang saat ini terus-terusan mengalihkan uangnya ke bentuk logam mulia.

Perkiraan Ibrahim bahwa harga emas akan kembali menyentuh ke level tertinggi nya, bahkan bisa melewati level tertinggi pada tahun 2020 yang ada di kisaran US$ 2.070 – US$ 2.090.

Tahun 2020 itu US$ 2.070 sampai dengan US$ 2.090 ada kemungkinan yang besar kalau bisa tembus US$ 2.150, logam mulia pada tahun ini diprediksi bisa mencapai 1,5 juta Rupiah.

Namun, jika perdamaian terjadi antara Rusia dan Ukraina, harga emas kemungkinan bisa turun lagi menjadi harga normal yaitu U$ 1.800an/troy ons.

Akan tetapi jika gencatan senjata itu tidak pernah terjadi, maka diprediksi harga emas itu sendiri bisa mengalami kenaikan yang signifikan.

Dihubungi secara terpisah, Ariston Tjendra selaku Pengamat Pasar Uang mengatakan bahwa di tengah serangan yang telah dilakukan Rusia di Ukraina memang telah membuat pasar keuangan mengkhawatirkan.

Itu sebabnya pelaku pasar berinisiatif masuk ke aset yang cenderung lebih aman, salah satunya yaitu komoditas emas.

Inilah sebabnya kalau emas dijuluki safe haven, atau menjadi pilihan untuk mengamankan aset dari adanya gejolak geopolitik dunia.

Para pelaku pasar masuk kedalam aset yang cenderung lebih aman seperti dollar AS, yen Jepang, emas dan franc Swiss, untuk dapat mengamankan nilai asetnya

Dia juga telah memprediksi kalau harga emas bisa melambung di kisaran US$ 2.070/troy ons. Hal ini juga diprediksi jika konflik yang sedang terjadi berlangsung lama.

Forbes pun sempat memprediksi bahwa harga emas akan terus melambung tinggi ke level US$ 3.000 per ounce. Hal itu disebabkan karena terjadinya konflik geopolitik serta angka inflasi yang saat ini bisa terus meningkat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.